September 7, 2008 | In: E-Government
e-Procurement
Copy to Internet
kegiatan pengadaan barang/jasa yang baru mulai dengan pengumuman
(e-Announcement),sedangkan proses selanjutnya dilakukan secara manual umumnya dilakukan untuk daerah2 yang terbatas akses internetnya.
Semi e-Procurement
kegiatan pengadaan barang/jasa yang sebagian prosesnya dilakukan melalui media elektronik (internet)
dan sebagian lagi dilakukan secara manual,penawaran sudah dilakukan melalui internet sedangkan penjelasan masih secara manual
Semi e-Procurement+
kegiatan pengadaan barang/jasa yang seluruhnya dilakukan melalui media elektronik (internet) anatara lain penawaran sampai pengumuman pemenang,tapi tidak ada e-Auction kenapa karena e-Auction dianggap full e-Procurement
Full e-Procurement
ini yang merupakan e-Procurement penuh penawaran,pengumuman pemenang,penjelasan dan e-Auction,tapi tetap memerlukan regulasi seperti,materai elektronik,tanda tangan digital bank garansi dan lain-lain yang dianggap masih “abu-abu” di indonesia…hahahahaha
ada yang bertanya,regulasinya bagaimana..?kalau masalah regulasi e-Procurement memang belum jelas dan juga e-procurement membutuhkan teknologi tinggi ,nah disinilah salah satu fungsi element sukses e-government yang disebut leadership dimana seorang pemimpin berani mengeluarkan kebijakan ketika regulasi e-Procurement dianggap lemah atau kurang memadai dan juga didalam e-government ada yang disebut Smart Street yaitu jika pelaksanaannya tidak bisa secara menyeluruh maka dilakukan dengan bertahap.
e-Procurement sendiri pada awal pengembangan masih mengacu pada Keputusan Presiden nomor 18 tahun 2000 kemudian aplikasi disesuaikan dengan Keppres no 80 tahun 2003.
Di indonesia menurut saya implementasi e-Procurement kota Surabaya (untuk saat ini)
yang keren dan dengan biaya pembuatan sekitar 150 juta bandingkan dengan biaya proyek pembuatan LPSE di empat provinsi dengan biaya dari Bappenas (dibiayai oleh UNSAID) yang menghabiskan dana 5 juta US$ hanya untuk 4 lokasi sampe saat ini belum rampung



1 Response to e-Procurement
Pakacil
September 7th, 2008 at 19.37
di Kalsel, e-Proc surabaya sendiri sudah di adaptasi oleh Kabupaten Banjar dan menyusul Banjarbaru yang nampaknya masih persiapan.
Bagaimana ya posisi nego dalam e-Proc?